Sunday, May 27, 2012

Aku Ingin Kembali.


Bismillahirrahmanirrahim..

" Katakanlah, Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun Maha Penyayang.


Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepadaNya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong.


Dan ikutilah sebaik-baik apa yang diturunkan kepadamu (Al-Quran) dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu secara mendadak, sedang kamu tidak menyedarinya."

(Surah Az Zumar, 39: 53-55)


[credit]



Hati ini tersentuh apabila membaca ayat-ayat ini. Betapa banyaknya dosa yang telah aku lakukan hari demi hari. Dosa yang tanpa sengaja aku lakukan mahupun sengaja aku lakukan. Kadang-kadang terfikir, masih adakah lagi ruang untuk Allah mengampuniku?

Tapi ayat ini memang mengubati hati. 'Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya'. Semoga taubat ini diterima.

"Ya Allah, bantulah daku dalam membuat keputusan dalam segenap kehidupanku dan janganlah Engkau membiarkan  nasibku ditentukan oleh diriku sendiri, walaupun kadar sekelip mata atau kadar masa yang lebih mudah dan cepat daripada itu. Perkenankanlah ya Allah."

Tuesday, May 8, 2012

Demi Masa!

Bismillahirrahmanirrahim..

Tik. Tok. Tik. Tok. Tik. Tok.

[credit]
Masa terus pantas berlalu. And what have we done dengan masa yang telah Allah kurniakan kepada kita?

Sangat takut apabila membaca tafsir surah Al-'Asr. Di sini saya sertakan maksudnya.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian.
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

(Surah Al-'Asr, 103: 1-3)

Adakah kita (terutamanya diri saya sendiri) berada dalam golongan orang yang beruntung atau berada dalam golongan orang yang rugi? T_T


[credit]


Wednesday, April 25, 2012

Quotes ^_^

Bismillahirrahmanirrahim..


Hari ni saya nak share a few quotes yang diambil dari Good Islamic Quotes. Moga-moga kita semua dapat manfaatnya :)




1. 3 things to always remember

* Created:
to worship Allah.
* Goal: Jannatul Firdaus.
* Plan: follow the Quran and Sunnah with sincerity and excellence.

2. Zikr (remembrance of Allah) is to the heart as water is to a fish; see what happens to a fish when it is taken out of water.

3. Whoever wants to know what Allah has prepared for him, should look what he has prepared for Allah.

4. Make matters well between you and Allah, and Allah will make matters well between you and people.

5. Work for the Hereafter, and Allah will be enough for you in your worldly concerns.

6. Good manners is a part of taqwa and you cannot have taqwa without good manners.

7. He who keeps his heart near Allah will find peace and tranquility, whilst he who gives his heart to the people will find restlessness and apprehension.

8. The intelligent person's tongue is behind his heart. When he wants to speak, he thinks first. If (his words) will be in His favor, he says them. If they will be against them, he does not speak. And the ignorant person's heart is behind his tongue. When he merely thinks of saying something, he says it whether it is for or against Him.

9. A calamity that makes you turn to Allah is better for you than a blessing which makes you forget the remembrance of Allah.

10. When you advise any person, you should be guided by the fear of Allah.


Monday, April 23, 2012

Lebah dan Madu.

Bismillahirrahmanirrahim..





Saya mendapat ilham untuk menulis apabila melihat gambar yang sangat comei ini. Lebah dan madu. Comei kan gambar ni? ^^

Baiklah. Apabila mendengarkan perkataan lebah, secara automatiknya kita juga pasti akan teringat madu. Madu dan lebah ni tak dapat dipisahkan. Kalau sebut pasal lebah, pasti akan teringat madu. Dan kalau sebut pasal madu pula, pasti akan teringat lebah. Betul tak? Sebabnya madu dihasilkan dari lebah. Tanpa lebah, madu tidak akan dapat dihasilkan.

Personally, saya sangat kagum dengan kesungguhan lebah-lebah ni bekerja. Mereka tidak jemu bekerja untuk mengumpul debunga dan manisan yang kemudiannya ditukarkan menjadi madu. Sangat gigih!

Dan madu ni kan, hampir semua orang suka makan madu. Mungkin ada juga yang tidak suka makan sebab terlalu manis katanya. Tapi, kalau kita fikirkan dan perhatikan madu ni ada banyak khasiatnya. Madu boleh dijadikan sebagai bahan makanan. Malah boleh juga digunakan sebagai ubat. 

Di sini, saya melihat lebah-lebah ini bolehlah dianggap sebagai diri kita. Da'ie di jalan Allah. Dan kita tahu bahawa setiap yang bergelar Muslim itu adalah da'ie. Tidak terkecuali. Kita perlu lah mencontohi sikap lebah ini dalam bekerja. Sangat rajin dan sangat gigih. Jadi kita juga perlu menjadi seorang yang sangat gigih dan rajin dalam menyampaikan dakwah atau dalam  bahasa yang lebih mudahnya mengajak manusia lain ke arah kebaikan dan mencegah ke arah keburukan.

Kenapa kita mesti rajin dan gigih? 

Sebabnya kalau kita tidak rajin dan gigih, bagaimana mungkin madu akan dapat dihasilkan. Betul tak? Madu ni bolehlah diibaratkan sebagai hasil daripada usaha dakwah kita. Haa, agak-agak apa hasil yang akan kita dapat kalau kita rajin menyeru ke arah kebaikan dan mencegah kemungkaran ni ye?

Allah ada berfirman dalam al-Quran:

"Dan barangsiapa yang mengerjakan amal kebajikan, baik lelaki mahupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam syurga dan mereka tidak dizalimi sedikit pun." (Surah An-Nisa', 4: 124)

Haa, ada lagi.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya." (Surah Fushilat, 41:8)

Saya yakin dan pasti bahawa semua orang menginginkan syurga. Mendambakan syurga. Sebab semua orang tahu syurga itu indah dan semua yang kita inginkan kita akan dapat. 

Yes, semua orang nak. Tapi yang dapat saya perhatikan ramai orang berkata sekadar di mulut. Tapi tidak dengan perlakuannya. Pernah dengar tak yang 'Actions speak louder than words'?

Hurmm.. jadi untuk mendapatkan madu yang berkualiti, kita kenalah bekerja dengan gigih. Jangan pernah jemu untuk menasihati orang lain. Menyeru ke arah kebaikan dan kalau mampu, cegahlah kemungkaran. 

Tanpa usaha untuk bekerja, bagaimana mungkin madu mampu dihasilkan?

Jadi, bekerjalah. Jadilah seperti lebah! ^^

Wednesday, April 18, 2012

Usah Bersedih Dengan Kehilangan Itu.


Bismillahirrahmanirrahim..


Saya sangat suka akan ayat ni:

"Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri."  (Surah Al-Hadid, 57: 22-23)



Bercakap mengenai kehilangan atau sesuatu yang luput daripada kita, saya pasti dan yakin bahawa most or all of us pernah mengalaminya. Tak kiralah sama ada kehilangan orang yang disayangi ataupun benda yang kita paling suka.

Bila kita kehilangan sesuatu, tendency untuk merasa sedih dan menangis itu sangatlah tinggi. Kan? Bersedih itu tidak salah sebab itu memang normal. Fitrah manusia. Menangislah andainya itu dapat membuatkan hatimu tenang. Menangislah jika itu mampu membuatkan dirimu lega. Tapi, janganlah bersedih secara berlebihan. Dan janganlah bersedih terlalu lama.

Allah ada berfirman dalam Quran:

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (darjatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." (Surah Ali Imran, 3: 139)

Redhalah dan berlapang dada lah dengan kehilangan itu. Easier said than done kan? Tapi inilah yang kita patut buat apabila berhadapan dengan sebuah kehilangan. Saya juga pernah kehilangan sesuatu yang sangat saya sayang. Saya tahu betapa susahnya nak menerima sesuatu kehilangan itu.

Tapi hidup mesti diteruskan. Lagipun Allah kan ada. Allah ni kan, Dia lah planner yang terbaik sekali di alam semesta ni. Sungguh, Allah tak pernah jadikan sesuatu itu tanpa sebab dan sia-sia. Setiap benda yang berlaku pada diri kita, itulah sebenarnya yang terbaik sekali untuk kita. Itulah yang terbaik sebagai penguji. Ujian yang Allah bagi dengan kita merasa suatu kehilangan itu bukanlah untuk disesali tapi ujian itu adalah untuk kita memajukan diri kita. 

Kalau tak percaya, cuba refleks balik diri sendiri dengan apa yang dah berlaku dalam hidup kita selama ni. Memang Allah jadikan sesuatu perkara itu bersebab kan? Tiada yang sia-sia. Mungkin pada masa sekarang tak nampak hikmah tu, tapi percayalah satu hari nanti, kita akan dapat lihat kenapa Allah jadikan perkara tu.

Jangan disesali dengan apa yang telah hilang. Yakinlah Allah akan ganti sesuatu benda yang kita hilang itu dengan sesuatu yang lebih baik. InsyaAllah :)

Tuesday, April 17, 2012

A Brother Like That.


Bismillahirrahmanirrahim..


I found a very interesting story and i would like to share this story with you guys. Enjoy and learn something from it :)

Shuaib received an automobile from his brother as an Eid present. On Eid Day when Shuaib came out of his house, a street urchin was walking around the shiny new car, admiring it. 

" Is this your car uncle?" he asked. 

" My brother gave it to me for Eid."

The boy was astounded. 

" You mean your brother gave it to you and it didn't cost you anything? Boy, I wish..." He hesitated. 

Of course Shuaib knew what he was going to wish for. He was going to wish he had a brother like that.

But what the lad said jarred Shuaib all the way down to his heels.

" I wish," the boy went on, " that I could be a brother like that."

Shuaib looked at the boy in astonishment, then impulsively he added,

" Would you like to take a ride in my automobile?" 

" Oh yes, i'd love that."

After a short ride, the boy turned and with his eyes aglow, said:

" Uncle, would you mind driving in front of my house?" 

 Shuaib smiled a little. He thought he knew what the lad wanted. He wanted to show his neighbours that he could ride home in a big automobile. But Shuaib was wrong again.

" Will you stop where those two steps are?" the boy asked.

He ran up the steps. Then, in a little while Shuaib heard him coming back, but he was not coming fast. He was carrying his little crippled brother. He sat him down on the bottom step, then sort of squeezed up against him and pointed to the car.

" There it is, little brother, just like I told you upstairs. His brother gave it to him for Eid and it didn't cost him a penny. And some day, i'm gonna give you one just like it.. then you can see yourself all the pretty things in the shop window that i've been trying to tell you about."

Shuaib got out and lifted the boy to the front seat of his car. The shining-eyed older brother climbed in beside him and the three of them began a memorable ride. That day, Shuaib learned what Rasulullah saw meant when he said:

"Love for your brother what you love for yourself."



p/s: honestly, saya sangat kagum dengan budak ni. Lets love our brothers and sisters as much as we love ourselves :)

Friday, April 13, 2012

Sepi Ini.


Bismillahirrahmanirrahim..



Sepi itu datang lagi. Menggamit rasa dan mencengkam jiwa. Tapi kali ini sepi yang datang melanda jiwa ini satu perasaan yang indah. Indah kerana di dalam sepi itu ada ketenangan. Ada kebahagiaan. Sukar nak diungkapkan dengan kata-kata.


Sepi itu indah bagi orang yang mengerti. Kerna dalam sepi itu ada yang sedang memerhatikan kita. Yes. We have Him. We have Allah. Dia yang sentiasa memerhatikan kita. 24 jam  sehari tanpa pernah merasa jemu.


Walaupun sepi, tapi itu tidak bermakna kita sendirian. Mungkin sendirian pada mata kasar. Tapi Allah itu sentiasa ada. Walau di mana jua kita berada.

" Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana sahaja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."  (Surah Al-Hadid, 57: 4)

Walau dirimu kesepian, walau dirimu keseorangan. Tapi yakinlah dikau tidak pernah bersendirian. Sebab Allah itu ada!


Jadi jangan pernah takut dengan kesepian. He who has nothing has Allah. He who has Allah, has everything :)


Biarlah kita sepi dari cinta manusia asalkan tidak sepi dari cinta Allah. Sebab cinta tertinggi itu adalah cinta kepada Allah. Penuhilah hatimu dengan cinta kepada Allah agar tiada lagi ruang di hatimu untuk merasa sepi kerana mendamba cinta manusia.


Indeed, Allah loves you more than you do :)


Mari kita sama-sama duduk sejenak dan beriman sebentar. Sambil-sambil tu dengar lagu ni and muhasabah balik diri.. ^_^



Keinsafan Diri

Di saat yang sepi ini

Ku duduk seorang diri
Memohon keampunan
Dari Ilahi

Bak lautan bergelombang
Siang malam pagi juga petang
Mengharapkan ketenangan
Dari Tuhan yang Esa

Betapa rimbunnya dosaku
Semua terlakar di lembah usiaku
Salah dan silap di masa yang lalu
Kini ku sesali

Ku tidak layak ke syurga-Mu
Namun tak sanggup ke neraka-Mu
Ku tunduk sujud merendah diri
Kembali pada-Mu

Ku tetap setia
Pada-Mu oh Tuhanku
Akanku patuhi segala
Suruhan-Mu

Akanku jauhi
Segala larangan-Mu
Itulah tanda cinta
Cinta Ilahi

Ku tetap setia
Pada-Mu oh Tuhanku
Akanku patuhi segala
Suruhan-Mu

Akanku jauhi
Segala larangan-Mu
Itulah tanda cinta
Cinta Ilahi

Di saat yang sepi ini
Ku duduk seorang diri
Memohon keampunan
Dari Ilahi


by Fursan